Minggu, 20 Mei 2012

MINERAL TAMBANG


1.  Batubara
Merupakan hasil sedimentasi sisa tanaman air dan darat yang terpendam di dalam tanah. Karena terjadinya tekanan dari lapisan penutupnya serta adaya gerakan-gerakan tektonik dan juga oleh intrusi batuan beku, maka terjadilah perubahan fisik dan kimia pada sisa-sisa tanaman yang terpendam tersebut di antaranya perpadatan, kadar air menjadi berkurang, terjadi gas-gas yang kemudian terserap lapisan penutup.. untuk mengetahui kualitas batubara sangat ditentukan oleh jenis atau macam tanaman dan sedikit atau banyaknya kotoran.


Batubara umumnya digunakan sebagai bahan bakar untuk angkutan seperti kereta api, kapal laut, pembangkit tenaga listrik maupun industri semen. Kira-kira sekitar 78% digunakan untuk bahan bakar, sedangkan sisanya untuk pembuatan pig iron, baja dan gas. Sebelum di tambang batubara harus diselidiki dulu, adapun cara penyelidikannya dapat dilakukan dengan cara pemetaan geologi yang menggambarkan keadaan formasi, singkatan (outcrop) batubara (kemiringan, arah dan tebal), keadaan tektonik (patahan dan pelipatan), sedangkan untuk mengetahui besarnya cadangan dapat dilakukan dengan cara pemboran.

Apabila secara ekonomis menguntungkan, maka usaha penambangannya dilakukan. Dengan cara penambangan terbuka maupun cara penambangan dalam, semuanya sangat tergantung daripada di mana batubara itu terletak. Agar batubara mempunyai nila jual yang mahal, maka batubara yang baru ditambang harus diolah. Adapun cara pengolahannya dengan cara dibersihkan, dipilih, dicuci dengan air agar tanah yang melekat hilang setelah itu batubara dikeringkan dan diklasifikasikan bedasarkan besar butiran.

 

Penghasil utama batubara di Indonesia adalah tambang batubara Ombilin di Sumatra Barat (1982), tambang batubara Bukit Asam di Sumatra Selatan (1919) dan Mahakam di Kalimantan Timur. Ketiganya pada tahun 1970 dijadikan satu menjadi PN. Batubara.

2.   Kaolin
Kaolin merupakan hasil tambang yang banyak terdapat di Indonesia. Kaolin termasuk bahan galian industry. Secara kimia, kaolin mempunyai rumus Al2O3 2SiO4.2H2O. kaolin merupakan salah satu contoh dari tanah liat yang high grade, lunak dan tdak plastis. Adapun warna dari jenis hasil tambang ini adalah putih, kuning, abu-abu putih, jingga, abu-abu, atau kemerah-merahan. Mineral kaolin yaitu kaolinite, nackrite, deckite, B.D. kaolin 2,6 – 2,63 dengan kekerasan 2 – 2,5. Endapan kaolin terjadi dari hasil pelapukan dan dikomposisi batuan beku dan batuan metamorf yang kaya akan aluminium silikat seperti Grannite, Gneisses, Quartz porphysry.


Dengan cara lain deposit kaolin terjadi karena proses kaonisasi terhadap batuan feldsphatic di mana mineral-mineral potash aluminium silicate dan feldspar di ubah menjadi kaolin.Cara penambangan kaolin sama seperti halnya tambang lainnya. Sebelum ditambang, terlebih dahulu diadakan penyelidikan. Cara penyelidikan untuk mengetahui adanya endapan kaolin, maka dapat dilakukan dengan cara penyelidikan geologi di daerah-daerah yang diperkirakan banyak mengandung kaolin. Dengan cara pemboran, sumur-sumur serta parit-parit eksplorasi.

Penambangan kaolin dapat di kerjakan dengan cara tambang terbuka (open cut mining), lubang tikus (tunneling) atau dengan cara penambangan dalam (under ground mining). Untuk memperoleh hasil kaolin yang baik, maka hasil penambangan itu harus di murnikan terlebih dahulu. Kaolin dapat di murnikan dengan berbagai cara, tetapi yang biasanya digunakan sebagai berikut: suspense kaolin di alirkan melalui talang yang panjang sempit dan dangkal.

 

Kemudian inpurtities seperti pasir, mika dan sebagainya dapat disingkirkan dengan jalan mengerukkan hand shovel ke atas, setelah itu suspense kaolin sidaring yang kemudian di tampung di settling tank. Ke dalam settling tank di masukkan suatu coagulating agent (penggumpal) misalnya alum untuk mempercepat pengendapan kaolin. Setelah itu air jernihnya dikeluarkan, baru kemudian kaolin di filter press serta di jemur baik dengan menggunakan panas matahari maupun dengan menggunakan oven.

3. Trass
Tras termasuk salah satu bahan galian yang digunakan untuk bahan pembuat semen alam (hydraulic cement). Tras masuk dalam bahan galian industry. Tras merupakan bahan galian yang mudah sekali kontak dengan air, yang kemudian menjadi keras. Dan kehebatannya tidak akan tembus dengan air. Tras sejenis tuff (menurut kamus umum berarti semacam batu yang terdapat pada gunung api), yang berwarna putih kekuning-kuningan dan telah mengalami tingkat pelapukan lebih lanjut.

 
 

Adapun sifat-sifat dari bahan galian ini, terutama sifat-sifat yang paling disenangi yaitu karena adanya silikat yang larut dan dapat bersenyawa dengan CaO kemudian menjadi Ca silikat dalam keadaan basah.Serperti halnya dengan bahan-bahan galian lain, apabila bahan galian tras berhasil di tambang, maka tras di olah lebih lanjut dengan jalan ditumbuk, di campur dengan air dan terus digunakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar