Rabu, 09 Mei 2012

DEMOGRAFI

Pengertian Demografi
1.  Milti lingual demography
   Demografi mempelajari tentang penduduk yang bersangkutan dengan jumlah, struktur 
    dan perkembangan.
2.  Philip M. Hauser dan Otis Dudly
   Demography is study of the size territorial, distribution and composition of population, 
   chage there in the component of such change with may be identified as notality, 
   territorial, movemant (migration), and social mobility (change of status).

Konsep Dasar Demografi
1.  Menurut UU No. 2 Tahun 1992 pasal 1 ayat 1, Penduduk yaitu orang yang dalam 
    mantrannya sebagai diri pribadi, anggota keluarga, anggota masyarakat, warga negara, 
    himpuman kelompok yang bertempat tinggal dalam batas wilayah negara pada waktu 
    tertentu.
2.  Menurut UU No. 2 Tahun 1992 pasal 1 ayat 2, Kependudukan adalah hal-hal ikhwal 
    yang berhubungan dengan jumlah, ciri manusia, pertumbuhan persebaran, mobilitas 
   penyebaran kualitas, kondisi kesejahteraan  yang menyangkut politik, ekonomi, sosial 
   budaya, agama serta lingkungan penduduk tersebut.

Masalah Kependudukan
1.  Masalah Kualitatif  (mempengaruhi penduduk dari faktor mutu penduduk)
    a.     Pekerjaan tidak tetap.
    b.     Pendidikan penduduk rendah.
    c.     Kualitas penduduk rendah.
    d.     Pendapatan penduduk rendah.
    e.     Produktivitas penduduk rendah.

 

2.  Masalah Kuantitatif  ( mempengaruhi penduduk dari faktor jumlah penduduk)
    a.     Jumlah penduduk besar.
    b.     Komposisi umur muda
    c.     Distribusi timpang
    d.     Pertumbuhan penduduknya sedang-tinngi.
    e.  Menikah diusia muda
    f.  Melahirkan anak diusia muda

 

Kebijakan PBB Tentang Kependudukan
Langkah-langkah dan program yang membantu tercapainya tujuan ekonomi, sosial demografis dan tujuan umum. Kebijakan dalam kependudukan dari segi demografis yaitu:
1.  Anti Natalitas mempunyai tujuan untuk menurunkan angka kelahiran.
2.  Pro Natalitas mempunyai tujuan untuk meningkatkan angka kelahiran

Kebijakan Di Indonesia Tentang Kependudukan
1.       Pendewasaan usia kawin yaitu mempersiapkan pasang menikah pada usia yang sudah cukup matang dengan segala persiapan mulai mental, fisik, psikologi dan mapan dari segi ekonomi.
2.  Frekuensi melahirkan merupakan berapa sering ibu melahirkan anak, misalkan seorang ibu melahirkan anak pertama pada usia 25 tahun dan anak kedua pada 30 tahun. Ini berarti frekuensi ibu melahirkan anak 5 tahun sekali..

Piramida Penduduk
Pengelompokan penduduk atas dasar variabel tertentu atau karakteristik yang sama, biasannya jenis kelamin dan umur penduduk.

Tujauan Piramida Penduduk
1.     Untuk mengetahui human Recourse suatu daerah berdasarkan golongan umur dan jenis kelamin.
2.      Untuk mengambil kebijakan yang berhubungan dengan kependudukan
3.      Untuk membandingkan keadaan suatu daerah dengan daerah yang lain.
4.     Dapat mengetahui gambaran yang terjadi pada suatu daerah.

Macam-Macam Piramida Penduduk
1.  Ekspansif
     Terjadi pada pra transisi terjadi pada negara berkembang menunjukan bahwa angka 
     kematian tinggi dan kelahiran tinggi.
2.  Konstrutif
    Angka kelahiran dan angka kematian menurun pada saat transisi, terjadi pada negara 
    maju yang sudah dapat mengendalikan pertumbuhan penduduk
3.  Stasioner
    Angka kelahiran = angka kematian merupakan tahap pasca transisi, piramida berbentuk 
    tugu.
      Piramida Ekspansif           Piramida Stasioner               Piramida Konstruktif

BIOGEOGRAFI

 Geografi
Ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena Geosfer meliputi Hidrosfer, Atmosfer, Litosfer, Biosfer dengan pedekatan keruangan, kelingkungan dan kewilayahan dengan cara identifikasi, inventarisasi, analisa, sistematis, klasifikasi dan evaluasi.


Biogeografi
Mempelajari tentang makluk hidup yang ada dimuka bumi. Contoh manusia, hewan, tumbuhan.

Ciri-ciri makluk hidup
  • Mempunyai rupa, bentuk dan ukuran.
  • Mempunyai sel hidup yaitu protoplasma secara kimia.
  • Mempunyai mempunyai organisasi sel yang berbeda dari setiap makluk hidup.
  • Metabolisme menghasilkan energi.
  • Iritabilitas atau peka/ tanda respon terhadap rangsangan.
  • Berkembangbiak atau reproduksi..


Perbedaan hewan dan tumbuhan

Unsur
Hewan
Tumbuhan
Bentuk
Bentuk tetap sesuai dengan umurnyadan bersifat deferensial
Bentuk tidak tetap dan berlangsung seumur hidup
Metabolisme
Makanan dari zat organik
Makanan dari zat mineral / an organik
Iritabilitas
Sel syaraf mempunyai respon cepat dan bersuara
Tidak mempunyai sel saraf dan responnya lambat tidak bersuara


 

Perbedaan Hewan dan Manusia
  • Manusia adalah makhluk yang mempunyai akal/rasional, berbudi dan memahami lingkungan.
  • Manusia merupakan makhluk yang berbudaya.
  • Manusia memperoleh logika dari proses pembelajaran.
  • Manusia mempunyai kebiasaan/pembelajaran seumur hidup (long Education).


Senin, 07 Mei 2012

GEOGRAFI HEWAN

1.        Pengertian
Geografi hewan adalah ilmu yang mempelajari fenomena dunia hewan (zoosfera) dengan kondisi dan permukaannya dimuka bumi dalam hubungannya dan persebaran, faktor yang mempengaruhi seperti iklim tumbuhan dan fisikal geografi

2.        Perinsip Dasar Hewan
a.         Tempat asal hewan tersebut.
b.         Rintangan atau tantangan beruapa faktor geografi.
c.         Persaingan hidup hewan.
d.        Prinsip keseimbangan pada hewan.
e.         Proses evolusi sehingga muncul hewan lain atau spesies baru.
f.          Muncunya perbedaan karena kawin silang dan mutasi.
g.         Hidup hewan selalu bergerak tempat satu ke tempat lain.
h.         Dominasi hewan lain atau hukum alam.
i.           Rekaya genetika hewan.

3.        Tingkatan Organisme
Akibat dari antar interaksi dan antaraksi diantara organisme makan terjadi tingakatan hewan antaralain yaitu:
a.         Individu
Sepertikambing, sapi, ikan maas.
b.        Populasi
Kelompok individu sejenis yang menghuni areal tertentu.
c.         Komunitas
Seluruh populasi yang saling berinteraksi yang menempati suatu habitat.
d.        Ekosistem
Kesatuan ekosistem yang ada di alam semesta.
e.         Biosfera
Kesatuan ekosistem yang ada dalam semesta



4.        Interaksi Dalam Komunitas
a.         Interaksi individu dalam komunitas
Interaksi antar induvidu atau populasi dimana populasi satu memangsa populasi yang lain sehingga hal ini menyebabkan fluktuasi antara mangsa dan predator.
b.        Interaksi kompetisi
Persaingan antara dua populasi yang menempati satu tempat yang sama.

5.    Ikan
Ikan air tawar merupakan jenis binatang yang penting bagi hewan geografi karena hewan-hewan daratan berasal dari perkembangan (evolusi) ikan tawar.

 


6.        Kelompok Hewan Darat

              


HUTAN TROPIS BASAH

Hutan basah terdapat di daerah tropika meliputi semenanjung Amerika Tengah, Amerika Selatan, Afrika, Madagaskar, Australia Bagian Utara, Indonesia dan Malaysia. Di hutan ini terdapat beraneka jenis tumbuhan yang dapat hidup karena mendapat sinar matahari dan curah hujan yang cukup. Ciri-ciri bioma hutan basah antara lain :
  1. Curah hujan sangat tinggi, lebih dari 2.000 mm/tahun
  2. Pohon-pohon utama memiliki ketinggian antara 20 – 40 m.
  3. Cabang pohon berdaun lebat dan lebar serta selalu hijau sepanjang tahun
  4. Mendapat sinar matahari yang cukup, tetapi sinar matahari tersebut tidak mampu menembus dasar hutan.
  5. Mempunyai iklim mikro di lingkungan sekitar permukaan tanah/di bawah kanopi (daun pada pohon-pohon besar yang membentuk tudung).
 

HUTAN MUSIM

Hutan gugur daun tropika, hutan musim tropika atau hutan monsun (monsoon forest) adalah suatu bioma berupa hutan di wilayah tropika dan subtropika yang memiliki iklim hangat sepanjang tahun, namun mengalami musim kering (kemarau) yang panjang selama beberapa bulan. Walaupun wilayah ini dicurahi hujan hingga beberapa ratus milimeter tiap tahunnya –bahkan lebih, musim kering panjang itu memaksa kebanyakan tumbuhan menggugurkan daun-daunnya, dan dengan demikian memengaruhi kehidupan makhluk di dalam hutan itu. Itulah sebabnya hutan ini disebut musiman, atau ada pula yang menyebutnya hutan luruh daun.


HUTAN HOMOGEN

Hutan merupakan sebuah areal luas yang ditumbuhi beraneka ragam pepohonan. Dilihat dari jenis pohonnya, hutan dapat dibagi menjadi dua, yaitu:
  1. Hutan Homogen ialah hutan yang ditumbuhi oleh satu jenis pohon/tanaman, misal: hutan jati, hutan pinus, hutan cemara dll.
  2. Hutan Heterogen ialah hutan yang ditumbuhi oleh berbagai jenis pohon/tanaman.
Dilihat dari arealnya, hutan dapat dibagi menjadi lima, yaitu sebagai berikut:
  1. Hutan lindung ialah hutan yang berfungsi melindungi tanah dari erosi, banjir dan tanah longsor.
  2. Hutan produksi ialah hutan yang berfungsi untuk menghasilkan berbagai produk industri dan bahan perlengkapan masyarakat, seperti kayu lapis, mebel, bahan bangunan dan kerajinan tangan.
  3. Hutan wisata ialah hutan yang ditujukan khusus untuk menarik para wisatawan domestik (dalam negeri) maupun wisatawan mancanegara.
  4. Hutan suaka alam ialah hutan yang berfungsi memelihara dan melindungi flora (tumbuhan) dan fauna (hewan).
  5. Hutan Mangrove ialah hutan bakau di tepi pantai yang berfungsi untuk menghindari daratan dari abrasi.
 

STEPA

Dalam geografi fisik, stepa (Inggris: steppe, Rusia: степь, Ukrainia: степ, Kazak: дала), adalah suatu dataran tanpa pohon (kecuali yang berada di dekat sungai atau danau); mirip dengan prairie, walaupun suatu prairie umumnya dianggap didominasi oleh rumput tinggi, sedangkan stepa umumnya ditumbuhi rumput pendek. Stepa dapat berupa semi-gurun, atau ditutupi oleh rumput atau semak, atau keduanya, tergantung dari musim dan garis lintang. Istilah ini juga digunakan untuk menunjukkan iklim pada suatu daerah yang terlalu kering untuk menunjang suatu hutan, tapi tidak cukup kering untuk menjadi gurun.

Iklim pada garis lintang tengah dapat digambarkan dengan musim panas yang panas dan musim dingin yang dingin, dengan curah hujan atau ekivalen salju rata-rata 250-500 mm per tahun. Pada daerah tropis, curah hujan yang dibutuhkan untuk membedakan stepa dan gurun dapat berjumlah setengahnya karena besarnya evapotranspirasi yang terjadi. Di Indonesia, wilayah yang dikenal banyak memiliki stepa adalah Nusa Tenggara Timur

 

GURUN

Dalam istilah geografi, gurun, padang gurun atau padang pasir adalah suatu daerah yang menerima curah hujan yang sedikit - kurang dari 250 mm per tahun. Gurun dianggap memiliki kemampuan kecil untuk mendukung kehidupan. Jika dibandingkan dengan wilayah yang lebih basah hal ini mungkin benar, walaupun jika diamati secara seksama, gurun sering kali memiliki kehidupan yang biasanya tersembunyi (khususnya pada siang hari) untuk mempertahankan cairan tubuh. Kurang lebih sepertiga wilayah bumi adalah berbentuk gurun.

Bentang gurun memiliki beberapa ciri umum. Gurun sebagian besar terdiri dari permukaan batu karang. Bukit pasir yang disebut erg dan permukaan berbatu merupakan bagian pembentuk lain dari gurun. Gurun kadang memiliki kandungan cadangan mineral berharga yang terbentuk di lingkungan kering (bahasa Inggris: 'arid') atau terpapar oleh erosi. Keringnya wilayah gurun menjadikannya tempat yang ideal untuk pengawetan benda-benda peninggalan sejarah serta fosil.