Selasa, 01 Oktober 2013

SUDAH 15 TAHUN LAMANYA


Setelah 15 tahun lamanya peristiwa 1998 terjadi banyak membawa perubahan di Indonesia. Namun tidak dapat bisa diungkiri banyak juga masyarakat Indonesia yang merindukan tahun 90an. Karena setelah aksi demo Mahasiswa di gedung MPR dan DPR situasi dan kondisi Indonesia mulai berubah. Sejujurnya beruntunglah generasi Indonesia kelahiran tahun 1985-1995, karena pada tahun tersebut Bangsa Indonesia mencapai puncak kejayaan. Dibandingkan generasi yang lahir sebelum dan sesudah 1 dekade tersebut. Kenapa bisa dibilang beruntung:
1.     Tahun PERBAIKAN GIZI bukan MUTASI GENETIKA
Mayoritas anak yang lahir pada tahun tersebut memiliki badan yang sehat karena belum terkontaminasi dengan zat-zat kimia berupa zat akdiktif sintetis yang terdapat pada makan, minuman, dan produk lainnya. Zat akdiktif sintetis tersebut mempengaruhi hormon pertumbuhan pada tubuh manusia sehinnga menyebabkan pertumbuhan badan lebih cepat. Kalau tidak percaya bandingkan saja anak SD jaman sekarang pertumbuhannya lebih cepat dari pada tahun 90an. Singkat kata anak kelahiran tahun 85-95an lebih awet muda ato baby face gituu  dibandingkan tahun sesudahnya.
2.     Perkembangan secara Psikologi baik
Generasi 85-95an tumbuh kembangnya baik karena adat istiadat dan tradisi budaya ketimuran Indonesia masih dilaksanakan dengan baik. Pengaruh budaya barat atau pun budaya dari negara lain belum begitu besar berbeda dengan sekarang. Contohnya saja era 90an anak SMP belum mengerti apa itu “PACARAN” tapi berbeda dengan jaman sekarang. Mayoritas generasi muda yang lahir diatas tahun 1995 banyak yang mengalami MBA (Merrid By Accident). Lebih parahnya lagi pola pergaulannya mengarah pada free sex yang bebas dan glamour.
Mungkin ini hanya salah satu keberuntungan anak Indonesia yang lahir dibawah tahun 1995. Karena setelah demo mahasiswa 1998 banyak membawa pengaruh di berbagai macam bidang (multi dimensi).

Senin, 16 September 2013

CROPING CITRA SATELIT SESUAI ADMINISTRASI

Ok,.. Ok,.. yuk sekarang belajar Croping Citra Satelit memakai program software "ER MAPPER", gampang kok ikuti instruksi yawww,... step by step sudah ada moga aja paham































Selasa, 27 Agustus 2013

PERAWAN VS PERJAKA



Pergaulan remaja Indonesia memang dari hari ke hari semakin menghawatirkan. Mulai dari sex bebas (free sex), narkoba (drugs), dan tawuran antar pelajar sudah semakin parah.


Selain itu ada hal yang mencengangkan adalah banyak anak gadis yang tidak perawan dan banyak pula anak laki-laki yang sudah tidak perjaka.Ada beberapa daerah yang menerapkan kebijakan tes KEPERAWAN untuk anak perempuan sebagai syarat masuk SMA atau instansi institusi yang lain. Yang saya tanya kan apakah itu adil untuk anak perempuan? Jelas saja tidak karena secara logika anak perempuan tidak perawan karena melakukan hubungan sex bebas dengan anak laki-laki. Lalu kenapa tidak dilakukan dilakukan tes KEPERJAKAAN.

 

Tentu saja ini tidak adil karena akan terjadi diskriminasi HAM dan merendahkan derajat  perempuan. Karena hilangnya keperawanan itu jika berhubungan sex dengan pria. Masa  mau lesbian atau homosexual gak lucu dong kalau anak perempuan yang diperiksa saja.


Karena yang melakukan adalah kedua pihak bukan satu pihak. Jika ada pihak yang merasa prihatin terhadap kondisi ini lebih baik gerasi muda diajarkan sopan satun etika tata krama budaya ketimuran. Perubahan sikap, mental dan moralitas remaja disebabkan oleh kemajuan IPTEK.  Misal film dan entertaiment sekarang lebih mengarah kepada gaya hidup sex bebas.

Secara medis tidak adak alat yang bisa memeriksa keperawanan dan keperjakaan seseorang. Kembali kepada kejujuran masing-masing pihak baik pria atau wanita.